SATUSEHAT adalah platform integrasi data kesehatan yang dikembangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Melalui platform ini, data pelayanan dari berbagai fasilitas kesehatan dapat saling terhubung menggunakan standar internasional HL7 FHIR.
Data apa saja yang dikirim?
Data pelayanan dikirim dalam bentuk resource FHIR, misalnya:
- Encounter — kunjungan pasien ke fasilitas kesehatan;
- Condition — diagnosa pasien;
- Observation — hasil pemeriksaan seperti tanda vital dan laboratorium;
- Medication — resep dan pemberian obat.
Mengapa penting bagi klinik?
Keterhubungan dengan SATUSEHAT membantu kesinambungan pelayanan pasien di berbagai fasilitas, sekaligus menjadi bagian dari kepatuhan terhadap kebijakan transformasi digital kesehatan.
Tantangan yang sering dihadapi
- Data identitas pasien (NIK) belum lengkap atau tidak valid;
- Kode obat dan laboratorium belum dipetakan ke kamus standar (KFA dan LOINC);
- Tidak ada pemantauan data yang gagal terkirim.
Pendekatan Albana
Di Albana, pengiriman ke SATUSEHAT terjadi dari alur pelayanan sehari-hari. Petugas dapat memeriksa kesiapan data, memetakan KFA dan LOINC, serta memantau data yang terkirim, belum terkirim, maupun gagal — lengkap dengan penyebab dan tombol kirim ulang.